jatim

Prabowo Terima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan Buku Gontor untuk Indonesia di Ponorogo

Diperbarui 20 September 2026

Prabowo Terima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan Buku Gontor untuk Indonesia di Ponorogo

Prabowo Terima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan Buku Gontor untuk Indonesia

PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto menerima dua karya dari Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), yakni Mushaf Al-Qur’an Gontor dan buku Gontor untuk Indonesia. Kedua karya tersebut diserahkan dalam rangkaian Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Penyerahan berlangsung saat Prabowo menghadiri acara tersebut pada Sabtu (19/9/2026). Mushaf Al-Qur’an Gontor diserahkan langsung oleh Pimpinan PMDG KH Akrim Mariyat kepada Presiden Prabowo.

Sementara itu, buku Gontor untuk Indonesia diberikan oleh KH Hasan Abdullah Sahal. Buku tersebut mendokumentasikan perjalanan Pondok Modern Darussalam Gontor serta kiprah para alumninya dalam berbagai bidang pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Mushaf Al-Qur’an Gontor Ditulis Santri dan Ustaz

KH Hasan Abdullah Sahal menjelaskan bahwa Mushaf Al-Qur’an Gontor dan buku Gontor untuk Indonesia merupakan bagian dari karya yang dipersembahkan Gontor dalam momentum satu abad perjalanan pesantren.

Mushaf Al-Qur’an Gontor menjadi salah satu karya yang diperkenalkan dalam peringatan 100 tahun PMDG. Proses pembuatannya melibatkan langsung santri dan ustaz Gontor, mulai dari penulisan hingga penerbitan dan pencetakan.

“Dicetak santri Gontor. Diterbitkan di percetakan Gontor. Dibagikan pada anak-anak Gontor. Dihadiahkan kepada Bapak dan pada umat Islam,” ujar KH Hasan.

Mushaf tersebut ditulis tangan oleh para ustaz dan santri Gontor yang berperan sebagai khatthath atau penulis kaligrafi. Setelah melewati proses tashih resmi, Mushaf Al-Qur’an Gontor diterbitkan dan dicetak secara mandiri melalui Percetakan Gontor.

Buku Gontor untuk Indonesia Rekam Kiprah Alumni

Selain mushaf, buku Gontor untuk Indonesia turut menjadi bagian dari karya yang diserahkan kepada Presiden Prabowo.

Buku tersebut memuat dokumentasi perjalanan Gontor sekaligus mencatat kiprah para alumninya di berbagai bidang. Peran dan kontribusi alumni dalam pembangunan serta pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi bagian yang direkam dalam buku tersebut.

Penyerahan kedua karya itu menjadi salah satu rangkaian peringatan 100 tahun PMDG. Momentum satu abad Gontor tidak hanya menandai perjalanan lembaga pendidikan tersebut, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendokumentasikan kontribusi pesantren dan alumninya dalam kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *